Berkat Dari Kasih Karunia

Kisah Yehuda tidak berakhir sampai disitu. Pertobatan Yehuda adalah pertobatan yang sejati. Selanjutnya ia menjalani hidupnya di bawah kasih karunia Allah. Pertobatan yang sejati selalu diikuti oleh hidup yang baru di dalam lindungan kasih karunia Allah, pertobatan yang sejati membawa manusia untuk maju, tidak berjalan di tempat, tidak kembali ke hidup yang lama, tetapi terus bertumbuh semakin serupa dengan Kristus. Yehuda menjadi contoh bagaimana kehidupan yang baru di dalam kasih karunia membawa kepada perubahan yang sejati dari hidupnya. Kisah Yehuda dengan Tamar memberi pengertian bagaimana Tuhan berkarya atas hidup Yehuda. Tepat setelah peristiwa tersebut, Yehuda sama sekali tidak memiliki anak lagi.

1 Taw 2:3  Anak-anak Yehuda ialah Er, Onan dan Syela, tiga orang, yang lahir bagi dia dari anak perempuan Syua perempuan Kanaan itu. Tetapi Er, anak sulung Yehuda itu, adalah jahat di mata TUHAN, maka Ia membunuhnya.

1 Taw 2:4  Tamar, menantu perempuan Yehuda, melahirkan baginya Peres dan Zerah. Semuanya anak-anak Yehuda ada lima orang.

Total anak Yehuda hanyalah 5 orang. Tiga orang yang lahir dari anak perempuan Syua yang ketiganya telah jahat, dan 2 orang dari Tamar yang lahir ketika Yehuda menghampiri Tamar dan setelah itu tidak ada lagi anak yang lahir dari Yehuda. Tidak juga ada istri lainnya setelah peristiwa ini. Seorang pria yang menghampiri perempuan dengan begitu mudah hanya karena melihatnya di tengah jalan, memiliki nafsu birahi yang besar, namun Tuhan telah mengubahkan hidupnya. Tidak dipernah dicatat lagi bahwa Yehuda mengambil istri yang baru dan memiliki anak lagi, kisah hidupnya kini telah berubah. Yehuda yang lama mungkin akan mencari istri yang baru, tetapi tidak dengan Yehuda yang baru. Kehidupan Yehuda setelah itu benar-benar telah diubahkan. Ia benar-benar telah berubah. Keluarganya, ayahnya, saudara-saudaranya menyadari akan perubahan hidup yang terjadi dalam diri Yehuda. Mereka mengerti dengan pasti bahwa Yehuda telah diperbaharui oleh Tuhan.

Yakub menjadi begitu percaya akan Yehuda. Yehuda berbuat dosa, sama seperti Ruben, sama seperti Lewi, dan Simeon, 3 anak tertua Yakub pernah melakukan kesalahan. Demikian juga dengan Yehuda yang juga pernah berbuat dosa. Yehuda mendapatkan berkat yang sangat spesial dari Yakub. Yakub mengerti dengan pasti bahwa ia bisa mempercayakan berkat khusus ini kepada Yehuda. Ruben, Lewi, Simeon bahkan mendapatkan kutuk dari Yakub. Kejadian 49:8-12 mencatat berkat dari Yakub kepada Yehuda dan ini adalah berkat yang sangat spesial.

Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu. Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; ia meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau seperti singa betina; siapakah yang berani membangunkannya?  Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa. Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur. Matanya akan merah karena anggur dan giginya akan putih karena susu.

Daud adalah keturunan Yehuda. Yesus adalah keturunan Yehuda. Berkat Yakub, nubuatan Yakub mengenai keturunan Yehuda digenapi. Tongkat kerajaan tidak beranjak dari Yehuda. Sekalipun keturunan Daud berkali-kali menyembah berhala, Allah mempertahankan janji-Nya atas keturunan Yehuda sampai di akhir, nubuatan ini digenapi melalui Yesus Kristus.

Yehuda adalah gambaran dari manusia biasa. Ia memiliki dosa dalam dirinya, ia tidak sempurna. Bahkan ia telah melakukan dosa yang sebagian besar dari kita tidak pernah melakukan dosa tersebut. Hidupnya begitu tercemar. Tetapi Tuhan telah ubahkan hidup Yehuda dan Ia menyediakan masa depan yang indah. Dan sama seperti Yehuda, undangan Tuhan untuk hidup yang baru selalu tersedia untuk hidup manusia. Bagian kita adalah meresponi undangan tersebut. Bagian kita adalah ambil bagian dalam undangan tersebut. Maka hidup kita akan diubahkan. Berkat dari kasih karunia akan mengalir dalam hidup kita. Hidup kita akan lebih dari pemenang oleh karena Kristus menjadi kepala dalam hidup kita. Datanglah kepada Kristus dengan segala kerendahan hati dan akui Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi hidupmu.

Mar 2:17 Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

Advertisements